Beranda blog

Inilah 5 Ciri Bahwa Kita Mencintai Rasulullah, Cek Apakah Anda Termasuk?

0
mencintai rasulullah
mencintai rasulullah

Elfatica.com – Sebagai umat Islam kita diperintahkan untuk mencintai Rasulullah, Nabi Muhammad SAW. Hal ini karena selain Nabi Muhammad sebagai pesuruh Allah SWT yang telah menerangi dunia ini dengan syiar agama Islam dan mengangkat kita dari jaman jahiliyah, mencintai Nabi Muhammad SAW juga merupakan salah satu bukti sebagai umatnya dan berharap nanti akan mendapatkan syafa’atnya di hari akhir kelak.

mencintai rasulullah
mencintai rasulullah. image credits: islamindonesia

Namun sebagaimana cinta bukan hanya diucapkan di bibir saja, tetapi kita harus mempraktekkan dan mengaplikasikannya di keseharian kita, yaitu dengan cara menjalankan apa yang diperintahkannya dan menjauhi larangannya.

Untuk memperjelas apakah kita sudah termasuk salah satu pengikutnya yang mencintai Rasulullah SAW atau hanya mencintai di bibir saja, berikut ini adalah 5 ciri-ciri bahwa kita mencintai Rasulullah, yaitu:

  1. Mengikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW

Jika kita mengaku mencintai Rasulullah, maka kita harus menjalankan sunnah Nabi. Semakin kita mencintai Sunnah, semakin kita akan mencoba untuk menerapkannya dalam kehidupan. Jika ada sesuatu yang dicontohkan Nabi maka kerjakanlah,namun jika ada sesuatu yang bertentangan dengan sunnah Nabi maka tinggalkanlah.

  1. Mempelajari Sirah Nabawiyah dan Mendorong Orang Lain untuk Melakukannya

Setiap Muslim harus mempelajari biografi Nabi SAW, sebab jika kita mempelajari sirah nabi maka kita akan mengetahui bagaimana kasih sayang, cinta, dedikasi, ketulusan, kecantikan, karakter mulia, perhatian terhadap umat, dan apapun yang Nabi SAW lakukan untuk menyampaikan islam ke seluruh dunia.

Bagaimana mungkin, jika kita mengaku mencibta Nabi, namun kita tidak mengetahui biografi dan latar belakang hidupnya?

  1. Sering Mendoakan Nabi SAW

Jika kita mengakau mencinta Nabi SAW, maka janganlah lupa mendoakan Nabi Muhammad kepada Allah SWT. Sebenarnya jika kita memamahi makna bacaan shalat, kita sering mendoakan Nabi SAW melalui bacaan “Allahumma Sholi ‘ala Muhammad” .

Semakin kita sering mengirimkan doa kepada Nabi SAW, maka kita akan semakin dekat kepada beliau kelak di hari kiamat dan Nabi SAW akan memberikan syafaat kepada umat yang mencintainya ketika kita di akhirat nanti.

  1. Menyukai Hal-hal yang Nabi Muhammad Cintai dan Orang-orang yang Dicintainya

Jika kita mengaku mencintai Nabi SAW, maka kita harus menyukai hal-hal yang nabi Muhammad cintai, misalnya sering melakukan ibadah puasa sunnah senin dan kamis, menggunakan siwak dan sunah-sunah lainnya yang Rasulullah cintai.

Selain itu, kita juga harus mencintai orang-orang yang dicintai Nabi SAW, seperti Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan seluruh keluarga Nabi SAW serta para sahabat pada umumnya. Bagaimana mungkin kita termasuk salah satu pengikut Rasulullah SAW jika kita tidak mencintai para sahabat, bahkan mencela dan mencacinya?

  1. Sering Mengingat Nabi SAW dan Ingin Bertemu dengannya

Ketika kita mencintai seseorang, maka kita sering memikirkan seseorang yang dicintainya, hingga kita berharap bertemu dengan seseorang yang kita cintai tersebut. Oleh karena itu, semakin kita mencintai Rasulullah maka kita sering mengingatnya dengan membaca sirah nabawiyah, memperbanyak doa dan membaca shalawat untuk beliau, hingga kita berharap kepada Allah SWT agar dipertemukan dengan Nabi SAW di akhirat kelak, Aamiin…

Sumber: Ilmfeed

Doa Anda Belum Terkabul? Janganlah Katakan Hal Ini

0
ilustrasi muslimah sedang berdoa
ilustrasi muslimah sedang berdoa

Elfatica.com – Kita sebagai umat Nabi Muhammad memang diperintahkan oleh Allah SWT untuk berdoa dan memohon hanya kepada-Nya segala apa yang kita inginkan. Dan Allah SWT sudah berjanji akan mengabulkan doa-doa para hamba-Nya. Namun kapan Allah akan mengabulkan doa-doa kita dan doa apa saja yang akan dikabulkan oleh Allah, hanya Allah SWT saja yang mengetahuinya. Dan Allah SWT memiliki hak penuh untuk mengabulkan do akita atau tidak dan kapan waktu dikabulkannya.

ilustrasi muslimah sedang berdoa
ilustrasi muslimah sedang berdoa. image credits: tribunnews

Terkadang kita merasa sudah berdoa dengan sungguh-sungguh, sudah mengulang-ulang doa dan sering melakukannya, namun belum juga dikabulkan do akita. Bahkan banyak orang yang sampai mengatakan bahwa dia sudah berdoa namun Allah belum mau mengabulkan doanya. Bagaimanakah hal seperti itu, apakah diperbolehkan?

Ternyata perkataan dan kalimat yang mengatakan bahwa, “Aku sudah berdoa, namun Allah tidak juga atau belum juga mengabulkan doaku” ini adalah tidak boleh. Hal ini justru menjadi salah satu penyebab doa kita tidak dikabulkan oleh Allah SWT.

Sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda, “Doa salah seorang dari kalian akan dikabulkan selagi ia tidak buru-buru. (Yakni jika) ia berkata, ‘Aku telah berdoa kepada Tuhanku, tapi doaku tidak dikabulkan’,” (HR. Al-Bukhari).

Dalam lafazh Muslim disebutkan, “Ditanyakan, ‘Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan minta agar doa segera dikabulkan?’ Rasulullah ﷺ bersabda, ‘(Yakni) hamba itu berkata, ‘Aku berdoa dan berdoa, tapi doaku tidak dikabulkan’,” (HR. Muslim).

Oleh karena itu, kita haruslah berhati-hati dan selalu menjaga lisan kita. Jangan sampai kita mengatakan bahwa Allah tidak mengabulkan doa kita. Sebab, telah kita ketahui bisa jadi perkataan itu jadi penghambat doa kita untuk dikabulkan. Wallahu ‘alam.

sumber: mozaik islam

Tersiksa Karena Sariawan? Inilah 10+ Obat Alami Yang Ampuh Untuk Menyembuhkan Sariawan

0

Elfatica.com – Memang rasanya tersiksa ya sahabat jika sedang terkena sakit sariawan, buat makan sakit, buat minum sakit, buat dipakai ngobrol juga sakit. Bahkan diam saja juga sakit, dan rasanya malah seperti kaku. Trus bagaimana cara mengobatinya supaya sariawan tidak lama bersarang di mulut kita? Nah ternyata selain menggunakan obat kimia, ada juga lho pengobatan alami yang manjur untuk sariawan. Tidak percaya, inilah dia 10+ obat alami untuk menyembuhkan sariawan yang bisa sahabat lakukan yang akan kita bahas bersama di bawah ini.

Sariawan Itu Apa?

Sebelum membahas tentang cara mengobati sariawan secara alami, ada baiknya kita bahas dulu apa sesungguhnya sakit sariawan itu. Sariawan yang berbentuk seperti luka berwarna putih ini muncul karena adanya infeksi jamur Candida albicans. Biasanya, orang yang terinfeksi jamur jenis ini sedang menurun kondisi kekebalan tubuhnya. Dimana saat lidah tergigit sedikit saja bisa menjadi luka yang berujung sariawan. Selain kondisi yang tidak fit, sariawan juga dapat dipicu oleh alergi makanan, stres, siklus menstruasi, kurangnya kebersihan mulut, atau ketidakseimbangan hormon. Pada anak-anak, sariawan bisa juga timbul karena penyakit tangan, kaki, dan mulut.

ilustrasi sakit sariawan
ilustrasi sakit sariawan. image: internet

Pada umumnya, sariawan dapat sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu. Namun, banyak orang yang tidak mampu menahan rasa perih ketika luka sariawan digunakan untuk makan, minum, maupun berbicara sehingga akhirnya memutuskan untuk menggunakan obat yang dijual bebas. Nah untuk lebih jelas dan detailnya tentang penyakit ini sahabat bisa baca artikel tentang pengertian sariawan dan bagaimana cara pencegahannya yang sudah kami terbitkan sebelumnya.

Bagi sahabat yang sudah terkena atau sedang terkena sariawan ini janganlah kuatir, karena banyak sekali obat yang bisa digunakan untuk mengobati sakit sariawan ini. Sahabat bisa memilih pengobatan kimia seperti menggunakan obat Albothyl yang bisa dibeli secara bebas di apotek, atau pergi ke dokter agar mendapatkan resep obat, atau bisa juga menggunakan pengobatan alami yang khasiatnya juga tidak kalah dengan pengobatan kimia. Apa dan bagaimana saja kira-kira pengobatan alami untuk sariawan tersebut? Silahkan simak berikut ini.

10+ Tips Pengobatan Alami Yang Ampuh Untuk Sariawan

1. Berkumur Menggunakan Air Garam

Cara pertama dalam pengobatan alami sariawan yang sering dilakukan oleh orang-orang sejak jaman dahulu adalah dengan berkumur menggunakan air garam.

manfaat air garam untuk pengobatan sariawan. image: shutterstock
manfaat air garam untuk pengobatan sariawan. image: shutterstock

Cara pengobatannya adalah pertama campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Kemudian berkumurlah sekitar satu sampai dua menit, dan lakukan secara rutin sampai dengan tiga kali sehari. Atau cara lainnya adalah dengan mengoleskan garam pada luka sariawan lalu bilas. Lakukan hal tersebut rutin hingga sariawan hilang.

Dilihat dari kacamata medis, garam dapat menarik cairan pada luka sariawan. Hal ini dapat mempercepat proses pengeringan luka sariawan sehingga cepat sembuh. Kelemahan dari cara pengobatan ini adalah jika sahabat tidak kuat dengan sakit saat garam mengenai daerah yang luka karena sariawan, karena garam akan menambah rasa sakit tersebut.

2. Berkumur dengan campuran air dan soda kue

Selain air garam ternyata sahabat juga dapat menggunakan campuran air dan soda kue (baking soda) sebagai cara mengobati sariawan. Hal ini karena campuran air dan soda kue bekerja dengan mengurangi peradangan dan mengembalikan keseimbangan pH.

air dan soda kue untuk mengobati sariawan. image: shutterstock
air dan soda kue untuk mengobati sariawan. image: shutterstock

Cara pengobatannnya adalah sahabat cukup mencampurkan setengah gelas air dengan satu sendok teh soda kue. Setelah itu berkumurlah selama 15-30 detik. Ulangi setiap beberapa jam sesuai dengan yang sahabat perlukan.

3. Berkumur dengan air kayu manis

Kayu manis rupanya bagus juga sebagai obat alternative yang efektif mengobati sariawan karena memiliki sifat antiparasit dan antijamur. Cara pengobatannya adalah dengan merebus atau merendam sepotong kecil kayu manis di 1,5 cangkir air panas selama 5 menit. Kemudian biarkanlah sampai suhunya agak dingin.

manfaat air rebusan kayu manis bagi sariawan. image: gettyimages
manfaat air rebusan kayu manis bagi sariawan. image: gettyimages

Setelah air campuran kayu manis ini dingin, gunakanlah untuk berkumur. Khusus untuk Ibu hamil, cara ini tetap boleh dilakukan namun dengan jumlah kayu manis yang tidak terlalu banyak. Hal ini karena kayu manis mengandung kadar vitamin C tinggi yang bisa membahayakan janin jika dikonsumsi terlalu banyak.

4. Pengobatan dengan Madu

Madu merupakan bahan alternatif yang banyak manfaatnya, antara lain untuk mengobati sariawan yang efektif. Hal ini karena madu terbukti dapat mengurangi rasa sakit, peradangan, dan mengurangi ukuran dari sariawan, serta mencegah munculnya infeksi. Hal ini disebabkan karena madu memiliki kandungan antiradang dan antibakteri. Namun, saat memilih madu, pilihlah madu yang tidak dipasteurisasi dan alami karena hasilnya akan lebih ampuh.

manfaat madu untuk mengobati sariawan. image: internet
manfaat madu untuk mengobati sariawan. image: internet

Cara pengobatan sariawan dengan menggunakan madu ini adalah dengan cara mengoleskan madu pada sariawan sebanyak empat kali sehari.

5. Pengobatan Dengan Yoghurt

Yogurt merupakan salah satu bahan makanan yang banyak manfaatnya. Hal ini karena yoghurt mengandung probiotik alami yang berkhasiat untuk mencegah pertumbuhan jamur. Bakteri Lactobacillus yang ada di dalamnya mampu menyebar ke dalam tubuh melewati usus sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

yoghurt untuk mengobati sariawan. image: kompas
yoghurt untuk mengobati sariawan. image: kompas

Untuk mengobati sariawan, pilih yogurt yang tidak mengandung pemanis atau gula karena gula memberikan lingkungan yang kondusif bagi jamur untuk tumbuh. Yogurt dapat diminum langsung ataupun dioleskan ke luka sariawan dan dibiarkan selama 5-10 menit sebelum dibilas. Sahabat dapat melakukan pengobatan ini 3-4 kali sehari.

6. Mengoleskan Minyak Kelapa

Cara berikutnya untuk mengobati siariawan secara alami adalah dengan mengoleskan minyak kelapa pada bagian mulut yang terkena sariawan.

Minyak kelapa murni yang lebih dikenal dengan virgin coconut oil memiliki kandungan utama asam laurat. Asam laurat dapat merusak bakteri patogen sekaligus membangun sistem kekebalan tubuh. Dalam hal pengobatan sariawan, minyak kelapa mengandung antimikroba dan antiradang. Kandungan ini membuat minyak kelapa efektif mengobati sariawan yang disebabkan bakteri dan mengurangi radang serta rasa sakit dari sariawan. Minyak kelapa juga dapat mencegah munculnya sariawan.

minyak kelapa untuk pengobatan sariawan. image: internat
minyak kelapa untuk pengobatan sariawan. image: internat

Cara penggunaan minyak kelapa untuk menyembuhkan sariawan adalah dengan mengoleskan minyak kelapa ke bagian mulut yang terkena sariawan, kemudian berkumur dengan air hangat. Ibu hamil dapat mencoba dengan catatan tidak terlalu lama menahan minyak kelapa di dalam mulut. Segera bilas hingga bersih dengan cara berkumur atau menyikat gigi.

7. Menggunakan Chamomile

Apakah sahabat mengetahui apakah itu Chamomile? Chamomile adalah jenis tanaman bunga yang biasa dikonsumsi dengan cara diseduh seperti teh. Ternyata bunga ini mengandung antiseptik dan antiradang yang dapat menyembuhkan luka dan mengurangi rasa sakit.

chamomile untuk pengobatan. image: thehealthsite.com
chamomile untuk pengobatan. image: thehealthsite.com

Cara penggunaan dalam mengobati sariawan adalah dengan menggunakan kantong teh chamomile yang telah dibasahkan dengan air hangat untuk dikompres pada sariawan selama beberapa menit. Selain itu sahabat juga dapat berkumur dengan teh chamomile sebanyak tiga sampai empat kali sehari. Dan teh chamomile juga bisa dicampurkan dengan madu untuk dikonsumsi.

8. Menggunakan Irisan Bawang Putih

Selain terkenal sebagai bumbu masak, ternyata bawang putih juga mampu mengobati sariawan. Bawang putih mentah mengandung senyawa alisin yang dapat menghambat pertumbuhan jamur dan mencegah aktivitas bakteri di dalam tubuh.

irisan bawang putih untuk obat sariawan. image: klikpositif.co
irisan bawang putih untuk obat sariawan. image: klikpositif.co

Cara pengobatan menggunakan irisan bawang putih ini adalah dengan cara bawang putih yang sudah dicuci bersih dapat langsung dipotong dan dioleskan pada sariawan. Ulangi beberapa kali sehari sehingga sariawan akan cepat mengering dan sembuh.

9. Mengompres Sariawan Dengan Es Batu

Jika sahabat mempunyai es batu di rumah, bahan ini juga dapat mengurangi radang pada sariawan. Suhu dingin tersebut memperlambat aliran darah menuju sariawan, karenanya mampu mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan yang terjadi.

es batu untuk kompres sariawan. image: kliksehat.co
es batu untuk kompres sariawan. image: kliksehat.co

Caranya adalah dengan mengompres sariawan dengan es batu.

10. Menggunakan Lidah Buaya

Apakah sahabat Elfatica mengetahui tanaman lidah buaya? Ya tanaman yang daunnya berbentuk segitiga panjang dan tebal dengan pinggirannya yang berduri kecil. Lidah buaya ternyata selain berguna untuk kesuburan rambut ternyata juga dapat membantu mengobati sariawan. Selain sifat antiinflamasi dan penenang pada lidah biaya yang dapat membantu meringankan rasa sakit dan menutup luka sariawan dengan cepat, lidah biaya juga dapat mencegah sariawan muncul kembali.

lidah buaya untuk obat sariawan. image: sehatm.com
lidah buaya untuk obat sariawan. image: sehatm.com

Cara pengobatan dengan menggunakan lidah buaya inipun sederhana, cukup langsung oleskan ke daerah sariawan dan biarkan selama 20 menit. Setelah itu, sahabat bisa langsung membilas mulut dengan air hangat. Cukup ulangi beberapa kali sehari hingga sariawan hilang. Jika senang menikmati jus lidah buaya, sahabat juga bisa mengonsumsinya sebanyak 3-4 kali sehari untuk mengobati sariawan.

11. Mengompres Dengan Kantong Teh

Kantong teh dapat juga dimanfaatkan untuk membantu mengobati sariawan. Sebenarnya yang mempunyai khasiat bukanlah kantong teh, tetapi teh yang ada didalamnya, terutama jenis teh hitam. Hal ini berkaitan dengan kandungan tannin pada teh. Atau, kamu bisa menggunakan teh celup chamomile yang juga mengandung zat anti radang.

manfaat kantong teh untuk sariawan. image: origamiman.com
manfaat kantong teh untuk sariawan. image: origamiman.com

Caranya adalah setelah menyeduh teh celup, jangan buang kantongnya. Kantong teh celup (khususnya teh hitam) yang masih basah dapat meredakan rasa sakit dan peradangan, yaitu dengan dikompreskan atau ditempelkan ke sariawan.

Nah itulah sahabat Elfatica 10 tips pengobatan sariawan secara alami diatas itu yang dapat kita masukkan ke dalam kategori pengobatan luar, yaitu mengobati langsung ke luka sariawannya. Selain itu kita dapat juga mempercepat penyembuhan dari dalam melalui asupan makanan yang kita makan.

Sayuran dan buah-buahan yang mengandung vitamin C dapat mencegah berbagai efek buruk peradangan serta meningkatkan kekebalan tubuh, contohnya adalah jeruk, apel, brokoli, dan bayam. Sementara itu, sayuran berpati seperti labu, ubi jalar, kacang merah, dan wortel mampu membersihkan bakteri buruk dalam tubuh lewat hati dan ginjal. Jenis ikan-ikanan yang kaya akan omega 3 seperti salmon, tuna, dan sarden juga dapat mempercepat proses penyembuhan sariawan.

Namun jika sariawan yang diderita ternyata tidak sembuh setelah beberapa minggu atau bahkan bertambah parah, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter, karena dikuatirkan bukanlah sariawan biasa, namun tanda-tanda dari penyakit lain. Semoga bermanfaat!

disarikan dari berbagai sumber.

Dua Waktu Tidur Yang Terlarang Bagi Seorang Muslim Yang Wajib Diketahui

0
ilustrasi tidur
ilustrasi tidur

Elfatica.comInilah 2 waktu tidur yang terlarang bagi seorang muslim yang wajib diketahui. Siapasih yang tidak pernah tidur dan tidak mau tidur? Tentu tidak ada kan ya, sebab Rasulullah Muhammad SAW saja beristirahat sejenak atau tidur sebentar untuk menghilangkan kelelahan saat malam hari sebelum bangun kembali untuk melakukan shalat tahajud. Rasulullah SAW mengatakan bahwa tubuh kita mempunyai hak untuk beristirahat. Di dalam ilmu kesehatan juga tidur merupakan aktivitas yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Tidur juga meremajakan kembali kulit tubuh dan menyegarkan jiwa.

ilustrasi tidur
ilustrasi tidur. image: internet

Namun, ternyata ada saat dimana kita dinasehatkan oleh Rasulullah untuk tidak tidur pada saat itu. Waktu itu terbagi menjadi dua waktu dimana hendaknya dihindari.  Apa saja waktu yang dilarang tidur oleh Rasululah itu dan juga alasannya, berikut ini kita uas bersama.

Dua Waku Tidur Yang Terlarang Bagi Seorang Muslim

Berikut ini adalah dua waktu tidur yang dilarang bagi umat Islam sebagaimana dinasehatkan oleh Rasulullah SAW:

1. Tidur di Pagi Hari Setelah Shalat Shubuh

Tidur di pagi hari setelah shalat subuh ternyata tidak baik. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad sebagai berikut:

Dari Sakhr bin Wadi’ah Al-Ghamidi radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya,” (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah 2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih).

Selain itu Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan yang ada pada awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu tersebut dengan tidur, dimana beliau berkata: “Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu orang shalih – adalah tidur antara shalat shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga sekali. Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa,” (Madaarijus-Saalikiin 1/459).

Ternyata banyak sekali keutamaan waktu di awal hari setelah shalat subuh hingga terbitnya matahari sehingga Rasulullah SAW berdoa sebagaimana dalam hadits diatas, dan juga ulama-ulama terdahulu tidak ada yang menganjurkan untuk tidur kembali setelah shalat subuh. Yang ada bahkan malah melarangnya.

2. Tidur Sebelum Shalat Isya’

Selain tidur setelah shalat subuh hingga matahari terbit, ternyata ada lagi waktu dimana Islam melarang umatnya untuk tidur. Waku tersebut adalah sebelum shalat Isya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW sebagai berikut:

Diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu ‘anhu: ”Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam membenci tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya,” (HR. Bukhari 568 dan Muslim 647).

Sebagian besar hadits-hadits Nabi menerangkan makruhnya tidur sebelum shalat isya’. Oleh sebab itu At-Tirmidzi (1/314) mengatakan; “Sebagian besar ahli ilmu menyatakan makruh hukumnya tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya.” Dan sebagian ulama’ lainnya memberi keringanan dalam masalah ini terutama pada bulan Ramadhan, sebagaimana Abdullah bin Mubarak mengatakan, “Kebanyakan hadits Nabi melarangnya, sebagian ulama membolehkan tidur sebelum shalat isya’ khusus di bulan Ramadlan saja.”

Namun ada juga uama yang melihat sabda Nabi ini dengan menjelaskan lebih detail lagi sebagai berikut:

Al-Hafidh Ibnu Hajar berkata dalam Fathul-Baari (2/49) : “Di antara para ulama melihat adanya keringanan (yaitu) mengecualikan bila ada orang yang akan membangunkannya untuk shalat, atau diketahui dari kebiasaannya bahwa tidurnya tidak sampai melewatkan waktu shalat. Pendapat ini juga tepat, karena kita katakan bahwa alasan larangan tersebut adalah kekhawatiran terlewatnya waktu shalat.”

Demikianlah sahabat Elfatica.com tentang dua waktu tidur yang erlarang bagi seoraang muslim. Sebenarnya waktu-waktu tersebut tidak terlarang secara mutlak, namun jika dilihat dari faedahnya memang lebih baik jika tidak tidur di waktu tersebut. Wallahu a’lam bish shawab.

Apakah Sariawan Itu? Inilah Cara Mudah Mencegahnya

0
ilustrasi sakit sariawan
ilustrasi sakit sariawan

Elfatica.comApakah sariawan itu? Sahabat semua saya yakin sudah pernah mengalami sakit sariawan ini, dimana sangat mengganggu karena mulut terasa sakit saat makan, minum, bahkan berbicara. Dan istilah sariawan ini pastinya sudah terdengar akrab di telinga kita, namun apa itu sariawan sebenarnya? Apa bedanya dengan ulkus di mulut, atau dengan canker sore? Apa penyebab sariawan dan bagaimana cara mencegah terjadinya sariawan? Nah dalam artikel ini akan dijelaskan dengan detail tentang sariwan ini, cara mudah mencegah dan juga cara mengobatinya.

Apakah Sariawan Itu?

Istilah sariawan ini Kita lebih mengenal istilah sariawan daripada ulkus atau luka di mulut, walaupun kedua istilah tersebut sebenarnya berhubungan. Sariawan dan ulkus di mulut sama-sama berupa luka atau lesi yang terasa nyeri yang disebabkan oleh kondisi yang disebut stomatitis yaitu radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan.

ilustrasi sakit sariawan
ilustrasi sakit sariawan

Perbedaan utama dari sariawan dan ulkus di mulut adalah penyebab dan letaknya. Sariawan biasanya berupa ulkus di mulut seperti sariawan di bawah lidah, gusi, atau bagian dalam pipi, atau berupa ulkus di luar mulut seperti sariawan di bibir luar atau sariawan di dagu. Singkatnya, ulkus di mulut sudah tentu adalah sariawan, tetapi sariawan belum tentu berupa ulkus di mulut.

Penyebab Dari Sariawan

Penyebab sariawan ini dapat beragam, mulai dari kekurangan vitamin, tidak sengaja menggigit lidah atau dinding mulut, alergi terhadap makanan, terkena infeksi virus, hingga stres. Nah jika sudah tahu penyebabnya, sahabat dapat melakukan pencegahan yang tepat.

Penyebab utama dari penyakit sariawan ini adalah stomatitis, yaitu peradangan pada mulut. Ada dua jenis utama stomatitis atau peradangan pada mulut ini yaitu:

1. Canker sores

Stomatitis jenis canker sores adalah penyebab dari tipe sariawan yang paling umum muncul. Biasanya sariwan dari canker sores akan sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu. Sifatnya tidak menular dan biasanya disebabkan oleh faktor-faktor seperti defisiensi nutrisi misalnya vitamin atau zat tertentu, oversensitivitas terhadap makanan tertentu, atau luka akibat tergigit.

2. Cold sores

Stomatitis jenis cold sores ini disebabkan oleh virus herpes tipe 1 dan dapat menular sehingga lumayan berbahaya. Ulkus atau sariawan yang muncul akibat dari virus herpes ini biasanya terletak di luar mulut seperti di dagu, bagian bawah hidung, atau sariawan di bibir luar.

Gejala Stomatitis

Gejala stomatitis yang muncul selain munculnya sariawan berbeda antara terkena canker sores dan cold sores. Berikut adalah ciri-ciri dari masing-masing:

1. Gejala canker sores

Pada canker sores, akan muncul ulkus di mulut yang berbentuk bulat atau oval, dangkal, dan berwarna putih, dibatasi lingkaran kemerahan tanda adanya inflamasi. Ulkus atau sariawan ini bisa berupa sariawan di bawah lidah, gusi, atau langit-langit mulut, terasa nyeri dan bisa menyebabkan sulit makan. Namun sahabat tidak usah terlalu kuatir karena sariawan ini bisa sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu untuk kasus minor, dan sekitar 6 minggu untuk kasus mayor.

2. Gejala cold sores

Pada cold sores, ulkus yang muncul bergerombol di dalam mulut dan tidak beraturan, atau di luar mulut berupa lepuhan berisi cairan yang bisa pecah jika digaruk. Gejala tersebut juga bisa disertai demam tinggi, pembengkakan gusi, produksi air liur berlebih, kesulitan makan dan menelan yang memunculkan risiko dehidrasi, dan risiko infeksi sekunder, dan tentunya lebih berbahaya dibandingkan dengan canker sores.

Cara Mencegah Sariawan

Setelah mengetahui bagaimana sariawan itu maka yang harus kita lakukan adalah tindakan pencegahan sehingga kita tidak terkena sakit sariawan ini. Bagaimana pencegahannya? Nah berikut adalah tips-tips mencegah sariawan:

1. Selalu Menjaga Kebersihan Mulut

Pencegahan sariawan yang paling awal dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan dan kesehatan mulut. Pastikan sahabat selalu membersihkan kondisi mulut dengan menggosok gigi minimal dua kali dalam sehari. Kemudian, sahabat bisa menggunakan mouthwash untuk menghilangkan bakteri yang bersarang di dalam mulut.

2. Memilih Sikat Gigi yang Tepat

Memilih sikat gigi juga ternyata berpengaruh pada sakit sariawan lho! Terkadang, bentuk sikat gigi yang terlalu besar atau tidak sesuai dengan kontur mulut dapat melukai gusi, lidah, dan bagian dalam mulut yang  menyebabkan sariawan.

Oleh karena itu, pastikan untuk memilih sikat gigi yang sesuai dengan kontur mulut dan bulu sikat yang lembut. Kalau sikat yang sahabat pilih sudah sesuai, pastikan untuk menyikat gigi secara perlahan, agar sikat tidak menyakiti gigi atau mulut.

3. Mengonsumsi Buah dan Sayuran Secara Rutin

Kalau sahabat sering mengalami sariawan padahal telah rajin membersihkan mulut dan gigi, kemungkinan pola makan bisa menjadi penyebabnya. Melansir dari Mayo Clinic, sariawan bisa disebabkan karena kurangnya vitamin B-12, seng, asam folat, dan zat besi.

Oleh karena itu mulai sekarang cobalah sahabat rutin mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang tinggi kandungan vitamin B12, seng, folat, dan zat besi untuk mencegah timbulnya sariawan. Jeruk, asparagus, tomat, sayuran berdaun hijau, dan air kelapa adalah contoh buah dan sayuran yang kaya vitamin dan ampuh mencegah  sariawan.

4. Mengurangi Makan Makanan Pedas dan Asam

Ternyata makanan pedas yang memang bisa membuat peningkatan nafsu makan seseorang, di balik kenikmatannya ada keburukannya juga lho. Orang yang terlalu sering makan makanan pedas bisa menyebabkan gangguan pencernaan, sakit tenggorokan, sampai timbulnya sariawan.

Selain makanan pedas, makanan asam juga dapat mengiritasi mulut. Jadi, pastikan untuk tidak terlalu sering makan makanan pedas dan asam, jika kamu tidak ingin terkena sariawan.

5. Menghindari Makanan atau Minuman yang Terlalu Panas

Minum minuman yang masih sangat panas atau mengkonsumsi makanan panas dapat membuat lidah dan mulut melepuh yang mengakibatkan munculnya sariawan. Jadi, jangan langsung memakan atau meminum makanan dan minuman panas. Diamkan atau tiup dulu makanan dan minuman yang masih panas sampai sudah cukup dingin untuk dimakan.

6. Jangan Makan Terburu-buru

Makan dengan sangat cepat atau terburu-buru juga bisa menyebabkan lidah atau bagian dalam mulut tergigit, sehingga muncul sariawan. Jadi, usahakan sahabat mengunyah makanan secara perlahan.

7. Menghentikan Kebiasaan Menggigit Bibir

Kebiasaan menggigit bibir merupakan salah satu kegiatan yang tidak baik dan harus segera dihentikan. Hal ini karena kebiasaan ini dapat melukai bibir dan menimbulkan sariawan. Sahabat dapat menggantinya dengan kebiasaan baik seperti mengoleskan lip balm supaya bibir tetap lembap.

8. Memperbanyak Minum Air Putih

Banyak meminum air putih dapat mempertahankan suhu tubuh normal, membuat tubuh tetap terhidrasi dan mencegah mulut menjadi kering yang memicu timbulnya sariawan. Selain itu juga sahabat lebih baik untuk menghindari minuman berkafein yang berpotensi membuat mulut kering.

9. Mencegah Stres

Mungkin sahabat heran dengan tips ini, namun ternyata faktanya stres memang bisa memicu timbulnya sariawan. Sahabat dapat menghindari diri dari stres dengan beristirahat yang cukup, pergi berlibur dan melakukan kegiatan yang sahabat sukai seperti hobi atau jalan-jalan.

Demikianlah sahabat Elfatica, beberapa informasi tentang sariawan, jenisnya dan bagaimana cara pencegahannya. Semoga bermanfaat.

Dari berbagai sumber.

4 Manfaat Puasa Dari Segi Medis Yang Harus Anda Ketahui

0
ilustrasi manfaat puasa bagi kesehatan
ilustrasi manfaat puasa bagi kesehatan

Elfatica.comPuasa ternyata bermanfaat bagi Kesehatan, hal ini dapat dilihat dari kacamata medis. Umumnya puasa identik dengan menahan lapar dan dahaga dengan tujuan melaksanakan perintah Allah SWT baik puasa wajib maupun sunnah.

ilustrasi manfaat puasa bagi kesehatan
ilustrasi manfaat puasa bagi kesehatan

Nah itulah yang sebagian besar orang pahami, dimana pada saat berpuasa tersebut ada beberapa aktivitas yang tidak boleh dilakukan seperti makan, minum, berhubungan suami-isteri dan sebagainya. Namun ternyata puasa juga mempunyai banyak sekali manfaat dari berbagai segi lho! Nah pada artikel ini akan diulas bagaimana manfaat dari berpuasa jika dilihat dari segi medis atau dunia kedokteran.

4 Manfaat Puasa Dilihat dari Segi Medis

Jika dilihat dari segi medis atau dunia kedokteran, paling tidak ada empat manfaat yang didapatkan oleh orang-orang yang berpuasa. Dan manfaat ini sangat besar bagi Kesehatan tubuh manusia yang melaksanakannya.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Pakistan Medical Association serta disarikan oleh Klik Dokter, puasa mnghasilkan berbagai manfaat diantaranya sebagai berikut:

  1. Terjadinya peningkatan sel darah merah, sel darah putih dan trombosit.
  2. Kadar kolesterol baik mengalami peningkatan, sementara sebaliknya kolesterol jahat menurun termasuk trigliserida. Trigliserida adalah salah satu jenis lemak utama yang mengalir di dalam darah manusia. Jika terlalu banyak, trigliserida akan menumpuk pada bagian-bagian tubuh seperti dinding pembuluh darah dan hati. Efek penurunan kedua lemak jahat itu secara tidak langsung menurunkan potensi penyakit jantung koroner.
  3. Mengurangi berat badan, lemak tubuh, gula darah dan tekanan darah.
  4. Tingkat stres tubuh seseorang mengalami penurunan.

Besar sekali bukan manfaat berpuasa bagi Kesehatan badan kita? Oleh karena itu Rasulullah SAW selain membawa risalah untuk kita agar melaksanakan puasa Ramadhan yang wajib selama sebulan penuh, beliau juga menganjurkan kita untuk melaksanakan puasa-puasa sunnah seperti puasa senin – kamis, puasa ayyamul bidh atau puasa pertengahan bulan, puasa Arafah, puasa Tasu’a, dan yang lainnya. Ternyata selain kita akan mendapatkan pahala dari Allah SWT, kita juga akan mendapatkan manfaat yang besar bagi Kesehatan kita.

Namun sahabat Elfatica harus tahu bahwa untuk orang-orang yang mengidap atau menderita penyakit tertentu seperti diabetes, jantung coroner, ginjal dan penyakit berat lainnya ada baiknya untuk berkonsultai dengan dokter atau tenaga Kesehatan saat akan melakukan ibadah puasa agar sesuai dan tidak membahayakan Kesehatan.

Disadur dari klikdokter.com

Mandi Wajib? Inilah 5 Hal Yang Mengharuskan Kita Melakukannya

0
ilustrasi mandi wajib
ilustrasi mandi wajib

Elfatica.comMandi wajib, inilah 5 hal yang mengharuskan Anda melakukannya. Ya, mandi wajib adalah mandi yang harus dilakukan oleh seorang muslim atau umat Islam yang bertujuan untuk menghilangkan hadats besar. Hal ini juga dinamakan sebagai mandi junub atau janabah, yang mana jika kita sedang dalam hadats besar maka kita tidak sah untuk melakukan ibadah seperti sholat baik sholat wajib maupun sunnah.

ilustrasi mandi wajib
ilustrasi mandi wajib. image: internet

Nah untuk menyucikan badan kita kembali adalah dengan melakukan mandi besar. Sedangkan untuk tata cara melakukan mandi besar ini insya Allah akan kami ulas dalam artikel terpisah, namun yang jelas pelaksanaan mandi besar ini adalah dengan membasahi seluruh anggota badan dari ujung kepala hingga ujung kaki. Dan pada artikel kali ini yang akan kita bahas adalah hal-hal yang menyebabkan kita harus melaksanakan mandi besar agar suci dari hadats dan sah saat melakukan ibadah sholat.

5 Hal Yang Mengharuskan Kita Mandi Wajib

Seorang muslim diwajibkan untuk melakukan mandi besar jika ia telah melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Telah Keluar Mani

Seorang muslim diwajibkan melakukan mandi besar atau mandi wajib jika ia keluar mani baik karena perbuatan yang disengaja maupun tidak, dan dalam keadaan sadar maupun tidak. Perbuatan yang dilakukan secara tidak sadar ini contohnya adalah saat tidur.

Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda, “Air itu dari air.”

Selain itu juga terdapat hadits yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib ra. bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, ”Bila air mani memancar, maka mandilah,” (HR. Abu Daud).

Maksudnya air yang pertama air untuk mandi, sedangkan air kedua karena keluar air mani. Sedangkan jika kita bermimpi basah namun ternyata tidak ada tanda bekas mani maka tidak diwajibkan mandi karena yang menentukan adalah keluar tidaknya air mani dan bukan mimpinya.

2. Hubungan Dari Suami Isteri

Dalam hal ini hubungan suami isteri sudah diwajibkan melakukan mandi wajib bagi keduanya, jika kedua kelamin sudah bersentuhan.

Dalam hal ini Rasulullah bersabda, “Bila dua kelamin bertemu maka telah wajib mandi.”

3. Wanita yang Selesai Nifas Atau Haid

Setiap wanita muslimah yang telah selesai haid atau menstruasi, atau selesai masa nifas setelah melahirkan maka wajib hukumnya untuk menyucikan diri dengan cara melakukan mandi wajib sehingga setelahnya ia dapat melakukan ibadah sebagaimana biasanya.

4. Mualaf atau Orang Yang Baru Masuk Islam

Setiap orang kafir yang baru masuk Islam maka wajib hukumnya untuk melaksanakan mandi wajib. Hal itu didasarkan pada apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika Tsumamah al-Hanafi masuk Islam. Dia diperintahkan untuk mandi dan shalat dua rakaat. Saat itu beliau bersabda,”Masuk islamnya saudaramu itu sangat baik.”

5. Seorang Muslim Meninggal Dunia

Menurut ijtima para ulama, seorang yang telah meninggal dunia maka diwajibkan untuk mandi wajib, dalam hal ini dimandikan sebelum disholatkan dan dikebumikan.

Demikianlah Sahabat Elfatica, 5 hal yang mengharuskan kita mandi wajib, dan memang harus dilakukan karena jika tidak maka ibadah sholat yang kita lakukan tidak sah hukumnya. Semoga bermanfaat.

Disarikan dari berbagai sumber

Kapan Waktu Terbaik Untuk Shalat Dhuha? Inilah Penjelasannya

0
ilustrasi shalat dhuha
ilustrasi shalat dhuha

Elfatica.comKapan waktu terbaik untuk melaksanakan shalat Dhuha? Biasanya sahabat Elfatica melakukan shalat sunnah dhuha antara sesudah matahari terbit agak tinggi hingga waktu menjelang shalat dzuhur. Namun ternyata ada waktu terbaik dimana kita dapat melaksanakan shalat sunnah dhuha ini.

ilustrasi shalat dhuha
ilustrasi shalat dhuha. image: internet

Shalat Dhuha adalah salah satu shalat sunnah muakkad atau yang ditekankan oleh Nabi Muhammad SAW untuk kita laksanakan secara rutin. Hal ini karenabanyak sekali manfaat dan juga pahala yang dapat kita raih jika melakukan ibadah sunnah ini, selengkapnya dapat sahabat baca di artikel Tahukah Anda 6 Keutamaan dan Pahala Shalat Dhuha? Inilah Penjelasan Lengkapnya berikut.

Waktu Terbaik Untuk Melaksanakan Shalat Dhuha

Setelah mengetahui betapa besar manfaat dan pahala yang dapat kita raih dari melaksanakan shalat sunnah dhuha ini, sekarang kita harus mengetahui waktu dan saat yang tepat atau terbaik dalam melaksanakan ibadah ini. Sebenarnya waktu untuk melaksanakan shalat dhuha lumayan lama, yaitu antara matahari terbit dan mulai naik sampai dengan waktu sebelum masuk shalat dzuhur.

Disebut Sholat Dhuha yakni karena sholat ini dikerjakan pada waktu Dhuha. Sedangkan waktu shalat duha adalah waktu pada saat matahari mulai naik kurang lebih tinggi 7 hasta atau juga sekitar 15 menit setelah matahari terbit (sekitar pukul 07.00 pagi) sampai menjelang zawal atau masuk waktu shalat dzuhur (sekitar pukul 11.15 siang) yang ditandai dengan tergelincirnya matahari ke barat, selagi belum masuk waktu terlarang untuk melakukan shalat.

Dan sebaiknya seseorang yang ingin melaksanakan shalat Dhuha agar mengakhirkan waktunya sampai sengatan terik matahari terasa panas. Hal ini berdasarkan hadist Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Shalatnya orang-orang yang bertaubat adalah ketika anak unta mencari tempat yang teduh,” ( HR. Muslim 748). Dan ini biasanya terjadi menjelang zawal.

Jika dijabarkan sebagaimana waktu kita di Indonesia ini perkiraan waktu yang terbaik untuk melaksanakan shalat sunnah dhuha adalah antara jam 7 pagi atau kira-kira setelah matahari naik dari peraduannya setinggi tombak atau 7 hasta sampai dengan mau masuk shalat dzuhur. Sedangkan untuk jumlah rakaatnya adalah antara 2 rakaat paling sedikit sampai dengan 8 rakaat paling banyak, dimana jika shalat lebih dari 2 rakaat maka dilakukan dengan 2 rakaat salam.

Setelah mengetahui waktu dan juga keutamaan dari shalat sunnah dhuha ini, ayo sahabat Elfatica kita luangkan waktu untuk mengerjakannya secara rutin, tidak mengapa kalau kita melaksanakannya hanya 2 rakaat atau 4 rakaat saja dulu asalkan rutin apabila memang terkendala waktu untuk mulai beraktifitas. Yang penting dilakukan secara rtin, karena Allah menyukai ibadah yang dilakukan secara rutin atau kontinyu walaupun hanya sedikit.

Tahukah Anda 6 Keutamaan dan Pahala Shalat Dhuha? Inilah Penjelasan Lengkapnya

0
ilustrasi shalat dhuha
ilustrasi shalat dhuha

Elfatica.com – Apakah Anda termasuk orang yang rajin melaksanakan sholat sunnah Dhuha harian? Jika iya, Alhamdulillah, banyak bersyukurlah karena Allah memberikan banyak keutamaan dan pahala bagi hamba-hamba-Nya yang rajin melaksanakan ibadah shalat sunnah Dhuha. Apa saja kira-kira keutamaan dari shalat Dhuha ini ya? Baiklah berikut ini kita ulas 6 Keutamaan dan Pahala dari Shalat Dhuha. Namun jika Anda masih belum mengetahui secara teknis shalat Dhuha dan bagaimana cara pelaksanaannya, Anda bisa membaca artikel kami tentang Inilah Shalat Dhuha dan Cara Pelaksanaannya.

6 Keutamaan dan Pahala Shalat Dhuha Yang Harus Anda Ketahui

Keutamaan-keutamaan dan pahala yang didapatkan oleh orang-orang yang mengerjakan shalat dhuha antara lain:

ilustrasi shalat dhuha
ilustrasi shalat dhuha. image: internet

1. Orang Yang Mengerjakan Shalat Dhuha Akan Diampuni Dosa-dosanya

Siapa sih yang tidak ingin dosanya diampuni dan dihapus oleh Allah SWT? Tentu saja kita semua menginginkan Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita. Mengerjakan shalat dhuha ini dapat menjadi salah satu sebab Allah SWT mengampuni dosa-dosa hamba-Nya walaupun sebanyak buih di lautan. Hal ini sebagaimana hadits berikut:

“Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan,” (HR. Tirmidzi).

2. Dimasukkan ke Dalam Golongan Hamba-Nya Yang Bertaubat

Keutamaan yang kedua dari mengerjakan shalat sunnah dhuha adalah ia akan dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang bertaubat. Hal ini sebagaimana hadits berikut:

“Tidaklah seseorang selalu mengerjakan shalat Dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat,” (HR. Hakim).

3. Dicatat Sebagai Ahli Ibadah dan Taat Kepada Allah

Ahli ibadah adalah sebutan bagi orang-orang yang selalu menyediakan waktunya untuk beribadah kepada Allah, dan Allah SWT sangat mencintai para ahli ibadah. Salah satu keutamaan dari mengerjakan shalat dhuha adalah akan dicatat sebagai ahli ibadah dan taat kepada Allah SWT. Hal ini sebagaimana hadits berikut:

“Barangsiapa yang shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu. Barangsiapa mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya,” (HR. At-Thabrani).

4. Akan Dimasukkan ke Dalam Surga Melalui Pintu Dhuha

Jika Allah SWT menciptakan sebuah pintu yang khusus untuk dilewati oleh para hamba-Nya yang istiqomah dan rutin mengerjakan shalat dhuha, maka tentunya ibadah shalat dhuha ini derajatnya sangat tinggi di sisi Allah. Hal ini sebagaimana hadits berikut ini:

“Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu Dhuha. Apabila Kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, ‘Di manakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan shalat Dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala,” (HR. At-Thabrani).

5. Allah SWT Akan Mencukupkan Rezekinya

Keuntungan yang lain dari mengerjakan shalat dhuha secara rutin dan istiqomah adalah Allah SWT akan mencukupkan rezekinya. Hal ini sebagaimana hadits berikut:

“Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu,” (HR. Abu Darda`).

6. Orang Yang Mengerjakan Shalat Dhuha Berarti Telah Mengeluarkan Sedekah

Melaksanakan shalat sunnah dhuha berarti telah mengeluarkan sedekah dari setiap ruas tubuhnya. Hal ini sebagaimana hadits berikut ini:

“Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha,” (HR Muslim).

Demikianlah keutamaan-keutamaan dan pahala dari orang-orang yang rajin dan rutin dalam melaksanakan shalat sunnah dhuha. Semoga dapat menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT dan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, Amiin…

Dirangkum dari berbagai sumber

Apakah Wajib Melakukan Shalat Jumat setelah Shalat Id? Inilah Dia Penjelasan Lengkapnya

0
ilustrasi shalat Id
ilustrasi shalat Id

Elfatica.com – Kita sudah sering menjumpai hari raya yang jatuh bertepatan pada hari Jum’at, entahlah hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha. Nah pertanyaan banyak terlintas di kepala, dimana hari Jum’at sendiri adalah salah satu hari istimewa atau hari raya bagi umat Islam, dan shalat Jum’at juga masuk ke dalam shalat yang istimewa. Apakah hukumnya shalat Jum’at yang dilakukan setelah shalat Id? Apakah sunnah, apakah wajib, ataukah justru malah haram? Nah inilah penjelasan lengkapnya apakah wajib melakukan shalat Jum’at setelah shalat Id sebagaimana dibawah ini.

ilustrasi shalat Id
ilustrasi shalat Id. image: internet

Ada sebagian umat Islam yang meyakini jika shalat Jumat tidak wajib dilaksanakan ketika hari raya Id baik Idul Fitri maupun Idul Adha bertepatan dengan hari Jumat. Caranya adalah dengan diganti shalat Zuhur saja sudah cukup. Namun Sebagian umat Islam yang lain meyakini bahwa shalat Jumat tetap wajib dilaksanakan meskipun hari raya bertepatan dengan hari Jumat. Lalu bagaimana seharusnya kita dalam menyikapinya?

Perbedaan Pendapat Dalam Hukum Shalat Jum’at Setelah Mengerjakan Shalat Id

Pada persoalan hukum shalat Jum’at yang dilakukan seelah melaksanakan shalat Id, para ulama fikih berbeda pendapat. Dimana ada dua pendapat dalam masalah ini, dan masing-masing pendapat memiliki argumentasi dan dasar yang diakui sebagai satu bentuk ikhtilaf ulama yang diperbolehkan.

1. Pendapat Yang Tidak Mewajibkan Penyelenggaraan Shalat Jum’at Setelah Mengerjakan Shalat Id

Pendapat pertama menyatakan hukum shalat Jumat tidak wajib jika telah melaksanakan shalat Idul Adha atau pun Idul Fitri ketika hari raya Id bertepatan dengan hari Jumat. Pendapat ini berdasarkan beberapa riwayat yang mengisyaratkan bahwa peristiwa semacam ini telah terjadi pada masa Rasulullah SAW.

Dalinya antara lain adalah sebuah riwayat Zaid bin Arqam:
أَنَّ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ سَأَلَهُ: هَلْ شَهِدْتَ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِيْدَيْنِ اِجْتَمَعَا فِي يَوْمِ وَاحِدٍ؟ قَالَ: نَعَمْ، قَالَ: كَيْفَ صَنَعَ؟ قَالَ: صَلَّى الْعِيْدَ ثُمَّ رَخَصَ فِي الْجُمُعَةِ، فَقَالَ: مَنْ شَاءَ أَنْ يُصَلِّي فَلْيُصَلِّ.

Bahwa Mu’awiyah bin Abi Sufyan bertanya kepada Zaid, “Apakah engkau bersama dengan Rasulullah ketika terjadinya dua hari raya dalam satu hari?” Zaid menjawab, “Iya, benar.” Muawiyah bertanya, “Apa yang beliau lakukan?” Dia Menjawab, “Rasulullah mengerjakan shalat ‘Id kemudian memberi keringanan (untuk tidak mengerjakan) shalat Jumat, beliau berkata, ‘Barang siapa yang menginginkan mengerjakannya (shalat Jumat), maka kerjakanlah’.” (HR. Ahmad, Abu Daud, an-Nasa’i dan al-Hakim dalam Mustadrak-nya, dan Imam al-Hakim berkomentar bahwa hadist ini sanadnya shahih).

2. Pendapat Yang Mewajibkan penyelenggaraan Shalat Jum’at Setelah melaksanakan Shalat Id

Pendapat kedua dari para ahli fikih menyatakan bahwa hukum shalat Jumat tetap wajib dilaksanakan meskipun telah melaksanakan shalat Idul Adha atau pun Idul Fitri ketika hari raya Id bertepatan dengan hari Jumat, dan ini adalah pendapat jumhur mazhab fikih yaitu:

  • Pendapat dari kalangan mazhab Hanafi dapat dijumpai dalam kitab Ad-Dur al-Mukhtar wa Hasyiyah Ibnu Abidin (2/166), Mukhtashar Ikhtilaf al-Ulama’ karya Imam ath-Thahawi (1/346).
  • Pendapat dari kalangan mazhab Maliki dapat dijumpai dalam kitab Manhu al-Jalil (1/453), Syarh Mukhtashar Khalil karya Al-Kharasyi (2/92), dan kitab Adz-Dzakhirah karya Al-Qarafi (2/355).
  • Pendapat dari kalangan Mazhab Syafi’i dapat dijumpai dalam kitab Al-Majmu’ karya Imam an-Nawawi (4/491-492) dan kitab Mughni al-Muhtaj karya imam Asy-Syarbini (1/278).

Para ulama yang mengikuti pendapat ini mengambil dasar atau dalil dari:

a. Firman Allah Ta’ala dalam surat al-Jumu’ah:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوۡمِ ٱلۡجُمُعَةِ فَٱسۡعَوۡاْ إِلَىٰ ذِكۡرِ ٱللَّهِ وَذَرُواْ ٱلۡبَيۡعَۚ
“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.” (QS. Al-Jumu’ah: 9).

b. Hadits, dimana Rasulullah SAW bersabda:

الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِى جَمَاعَةٍ إِلاَّ أَرْبَعَةً عَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَوِ امْرَأَةٌ أَوْ صَبِىٌّ أَوْ مَرِيضٌ
“Shalat Jumat merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim dengan berjama’ah kecuali empat golongan; budak, wanita, anak kecil, dan orang yang sakit.” (HR. Abu Daud).

Bagaimanakah Menyikapi Perbedaan Pendapat Tersebut?

Dalam perkara hukum yang masuk dalam lingkaran ikhtilaf ulama, setiap muslim memiliki hak untuk memilih pendapat. Ukuran dalam pemilihannya adalah dengan memilih pendapat yang diyakini paling mendekati kebenaran sesuai dengan kemampuan dan kadar keilmuan masing-masing.

Jika memang melihat pendapat yang menyatakan bahwa hukum shalat Jumat adalah tidak wajib jika telah melaksanakan shalat Id ketika hari raya Id bertepatan dengan hari Jumat itu sebagai pendapat lebih mendekati kebenaran, maka silahkan untuk mengamalkannya.

Dan sebaliknya, jika merasa bahwa pendapat yang menyatakan hukum shalat Jumat adalah wajib meskipun telah melaksanakan shalat Id ketika hari raya Id bertepatan dengan hari Jumat itu sebagai pendapat lebih mendekati kebenaran, maka Anda juga dipersilahkan mengamalkannya.

Namun harus diingat bahwa dalam mengambil pilihan tersebut harus berdasarkan ilmu agama, bukan berdasarkan nafsu atau dasar lainnya yang bertentangan dengan syari’at Islam.

dirangkum dari berbagai sumber.

Artikel Terbaru

mencintai rasulullah

Inilah 5 Ciri Bahwa Kita Mencintai Rasulullah, Cek Apakah Anda Termasuk?

0
Elfatica.com – Sebagai umat Islam kita diperintahkan untuk mencintai Rasulullah, Nabi Muhammad SAW. Hal ini karena selain Nabi Muhammad sebagai pesuruh Allah SWT yang...
ilustrasi muslimah sedang berdoa

Doa Anda Belum Terkabul? Janganlah Katakan Hal Ini

0
Elfatica.com – Kita sebagai umat Nabi Muhammad memang diperintahkan oleh Allah SWT untuk berdoa dan memohon hanya kepada-Nya segala apa yang kita inginkan. Dan...

Tersiksa Karena Sariawan? Inilah 10+ Obat Alami Yang Ampuh Untuk Menyembuhkan Sariawan

0
Elfatica.com – Memang rasanya tersiksa ya sahabat jika sedang terkena sakit sariawan, buat makan sakit, buat minum sakit, buat dipakai ngobrol juga sakit. Bahkan...
ilustrasi tidur

Dua Waktu Tidur Yang Terlarang Bagi Seorang Muslim Yang Wajib Diketahui

0
Elfatica.com – Inilah 2 waktu tidur yang terlarang bagi seorang muslim yang wajib diketahui. Siapasih yang tidak pernah tidur dan tidak mau tidur? Tentu...
ilustrasi sakit sariawan

Apakah Sariawan Itu? Inilah Cara Mudah Mencegahnya

0
Elfatica.com – Apakah sariawan itu? Sahabat semua saya yakin sudah pernah mengalami sakit sariawan ini, dimana sangat mengganggu karena mulut terasa sakit saat makan,...
error: Content is protected !!
Have no product in the cart!
0